6 Fakta dan Hal Menarik Tentang Debat Pilgub DKI 2017

Fakta dan Hal Menarik Tentang Debat Pilgub DKI - Debat dalam pemilihan suatu kepala daerah khususnya gubernur memang dirasa penting, karena dengan adanya debat ini para calon gubernur akan membuktikan kualitas integritas dirinya tentang bagaimana para cagub dan cawagub dapat membenahi daerah yang ia pimpin agar terciptanya kesejahtaraan bagi seluruh masyarakat di daerah tersebut. 

Nah.. kali ini saya akan membahas mengenai fakta-fakta dan hal-hal menarik yang terjadi saat debat cagub-dan cawagub DKI Jakarta 2017..

menarik loh kalo kita simak ..
mau tau apa saja ?

Langsung saja ini diaa..

1. Inisial Semua Calon

Ada yang menarik nih disini, nyadar nggak sih kalau semua calon memiliki inisial yang sama dari cagubnya sendiri maupun dari cawagubnya ?... Kalau kalian nyadar berarti keren.

Coba kita bongkar satu persatu cagub dan cawagub dari nomor 1, 2, dan 3 ..
Pada nomor urut satu itu ada pasangan Agus Yudhoyono dan Sylvi, cagub memiliki inisial A, dan cawagub nya S, di nomor urut 2 ada pasangan Ahok dan Saiful Djarot, cagub nomor urut 2  memiliki inisial A dan cawagub memiliki inisial S, nomor urut 3 itu ada pasangan Anies Basweda dan Sandiaga, Cagub memiliki inisial A, dan cawagub nya S.
Sekarang sudah jelas bahwa mereka memiliki inisial yang sama antara cagub-cawagub satu dengan yang lain. 

2. Hanya Boleh ada 100 Pendukung

Saat debat pertama calon gubernur-calon wakil gubernur DKI Jakarta dilangsungkan, para pasangan hanya akan mendapatkan dukungan tidak lebih dari 100 orang yang masuk ke dalam lokasi debat dan sisanya diharuskan untuk pulang dan menonton di televisi. Namun nampaknya para pendukung enggan untuk pulang dan masih berada di sekitaran hotel tempat debat berlangsung. Tetapi dengan sigap, para petugas keamanan menyuruh untuk tetap tenang dan jangan membuat keributan saat debat berlangsung.

3. Bahasa Tubuh Ahok

Salah satu pakar bahasa tubuh yang mendapatkan lisensi, dihadirkan saat debat cagub dan cawagub yaitu Monica Kumalasari. Monica mendapatkan sebuah catatan kecil yang menarik tentang bahasa tubuh pak Ahok. 

Menurutnya selama debat berlangsung apa yang ditampilan pak Ahok secara umum berlangsung baik. Namun ada yang menarik perhatian Monica dikala momen terakhir debat yaitu saat sang moderator menanyakan perihal komitmen dan tidak tergoda untuk PilPres 2019. 

Saat moderator menanyakan hal itu, semua setiap kandidat dapat menyampaikan bahwa dirinya tidak tergoda untuk ikut dalam pilpres 2019. Namun, pak Ahok sendiri hanya tertawa kecil dan biarkan pak Djarot yang menjawabnya. Saat Djarot menyampaikan bahwa mereka berkomitmen menjadi pelayan bagi masyarakat Jakarta, pak Ahok hanya tesenyum saja. Mungkin ini yang disayangkan oleh Monica, kenapa Ahok tidak memasang wajah serius seperti kandidat lain. Menurut Monica bahasa tubuhnya pak Ahok mengandung banyak interpretasi. Jadi pak Ahok patut berhati-hati seharusnya, karena akan jadi sasaran empuk bagi orang yang tidak senang kepadanya.

4. Ira Koesno Jadi Ternding Topil dan Kalahkan Popularitas 3 Kandidat 

Debat Cagub-Cawagub kali ini diisi oleh 3 kandidat yaitu Agus-Sylvi, Ahok-Djarot, Anies-Sandiaga. Ketiganya memang benar-benar memiliki popularitas yang tinggi. 

Namun tahukah anda popularitas mereka kalah dengan sang moderator ?

Ya, pada debat perdana ini, ternyata mata netizen lebih tertuju kepada sang moderator cantik yaitu Ira Koesno. Dalam sebuah analisa disebutkan, Ira Koesno sampai hari ini masih menjadi trending topik dan melampaui popularitas ketiga kandidat. 

Tidak sedikit juga yang menanggapi tentang tenteng sang moderator cantik, Ira Koesno.
Dalam salah satu akun twitter seorang netizen yang mungkin kicauannya ini benar-benar lucu.

"Anies angkat kotak penalti, disundul Agus, ahaaaay ditepis Ahok. Cantik sekali Ira Koesno pemirsah...#Debat1PilkadaDKI" dari akun yang bernama @rifai_robert

Dan dengan sekejap akun twitter Ira Koesno mendapatkan followers yang begitu banyak. 

5. Semua Kandidat Cagub DKI Jakarta itu Bukan Lahir di Jakarta

Hal menarik selanjutnya yaitu, jika kita ketahui lebih dalam, sebenarnya ketiga kandidat Cagub ini tidak ada yang berasal dari Jakarta asli. Coba kita periksa...

Pak Agus Yudhoyono alias Agus kelahiran Bandung, Jawa Barat. 
Pak Basuki Tjahja Purnama alias pak Ahok, kelahiran Belitung Timur tepatnya di Manggar, 
Pak Anies Basweda alias Anies kelahiran Kuningan, Jawa Barat.

Jadi semua kandidat bukan dilahirkan di Jakarta.

6. Tangan yang Dingin 

Sebelum debat dimulai, sang moderator yaitu Ira Koesno menyempatkan dirinya untuk bersalaman dengan setiap kandidat disitu. Namun ada yang menarik dari sikapnya, mau tahu apa ini dia..

"Saya mau salaman dulu, saya pengen tau, tangannya lebih dingin saya atau paslon, sebentar...", ungkap Ira Koesno, dan setelah itu dia berjalan menjaba tangan dengan setiap kandidat cagub dan cawagub, nah disini dia menariknya..

Saat ia mendatangi kandidat nomor urut satu.. "Halo, mas Agus, bu Sylvi (sambil salaman) ......Tangannya mas Agus dingin ini" ujarnya.

Saat mendatangi kandidat nomor urut 2, Ira berkata sambil salaman "Coba Pak Ahok..... Pak Ahok angeet", begitu kiranya.

Saat mendatangi kandidat nomor urut 3, "Mas Anies.... nah ini juga anget ini,... Mas Sandi... ini dingin ini... hahaha, jadi kompilasi itu dingin dan hangat", begitu kata Ira Koesno

Itulah hal-hal menarik yang terjadi saat debat berlangsung. Demikian info kali ini, menurut kalian apalagi hal-hal menarik yang ada saat debat pilgub perdana, kalau ada tulis di komentar yaa. Terimakasih sudah mau mampir.. 

Komentar